PDIP dan Golkar Bali Dukung Koalisi
Denpasar: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Bali dan Partai Golkar Bali menyambut baik proses koalisi kedua partai itu. Mereka berharap koalisi bisa diwujudkan dalam pemilihan Gubernur Bali 2008 mendatang.
Ketua DPD PDIP Bali Tjokorda Ratmadi menyebutkan sampai hari ini belum ada penjelasan resmi dari pimpinan pusat partainya mengenai langkah koalisi itu. “Tapi kalau arahnya untuk meneguhkan komitmen pada Pancasila dan memperkuat demokrasi, kami memandangnya positif,“ katanya, Minggu (24/6).
Sebagai momentum politik, menurutnya, koalisi dengan Golkar juga bukan hal yang aneh karena PDIP pernah melakukannya di masa Golkar dipimpin Akbar Tandjung. Kemungkinan koalisi itu di tingkat lokal diwujudkan dalam pemilihan gubernur pun sangat terbuka. “Dengan tokoh independen saja kita membuka tangan, apalagi dengan tokoh Golkar,“ ujarnya.
Meski demikian, kata tokoh Puri Satria ini, semua proses itu sangat tergantung pada mekanisme internal partai dari struktur yang paling bawah. “Dewan Pimpinan Pusat tidak langsung menentukan begitu saja.“
Sementara itu, Pengurus DPD Golkar Bali I Komang Budhiarta menegaskan pihaknya tidak terkejut dengan upaya koalisi antara kedua partai itu. Sampai saat ini, memang belum ada penjelasan resmi dari DPP Golkar dan reaksi resmi dari pengurus DPD Golkar Bali. ”Tapi dari pembicaraan informal, semua kader menyambut gembira,” tegasnya.
Koalisi, menurutnya, sangat positif bila dilihat dari konteks kepentingan Bali. Sebab, PDIP dan Golkar merupakan kekuatan yang dominan yang akan menjamin stabilitas politik di Bali. Koalisi dalam pilkada misalnya, menurut Komang, akan menekan biaya politik, mengurangi konflik, dan memunculkan pemimpin berkualitas dengan dukungan yang kuat di parlemen.
Dalam posisinya sebagai Ketua Pimpinan Daerah Kosgoro 57, ia malah sudah pernah berinisiatif untuk mempertemukan Ketua DPD PDIP Bali Tjokorda Ratmadi dengan Ketua DPD Golkar Bali Tjokorda Suryawan. ”Arahnya untuk koalisi di pilkada,” ujarnya.
Adanya wacana koalisi di tingkat nasional, menurutnya, akan makin membuka peluang koalisi di pilkada Bali. Rofiqi Hasan
Sumber: Tempo Interaktif
