Saturday, September 08, 2007

Pilkada Gianyar: Wapres Kalla Dukung Tjok Ace Menang Pilbup


Gianyar, Setelah Presiden SBY ( Susilo Bambang Yudoyono), giliran Wapres Jusuf Kalla mengunjungi Puri Ubud, Sabtu (8/9). Ketua Umum Golkar ini berkunjung selama 30 menit, sekaligus memberikan dukungan moral kepada Tjokorda Artha Ardana alias Tjok Ace yang menang dalam konvensi Golkar untuk menjadi Calon Bupati Gianyar.

Selain itu, kunjungan itu sendiri tak terlepaskan untuk mengucapkan bela sungkawa terhadap Ibunda Tjokorda Budi Suryawan yang juga Ketua DPD Golkar Bali ini.

Pada kesempatan tersebut, Wapres bersama Gubernur Bali, Dewa Beratha disambut oleh Penglingsir Puri Ubud, Tjokorda Suyasa, Tjokorda Artha Ardana Sukawati alias Tjok Ace serta tokoh Puri Ubud lainnya, tak ada kata politik dalam kunjungan ini.

Seperti yang disampaikan oleh Wapres Jusuf Kalla, kunjungan ini tak terlepaskan hanya sebatas silahturahmi biasa, dan mengucapkan bela sungkawa. (art)

Sumber: www.beritabali.com 

Posted by at 21:02:20 | Permanent Link | Comments (0) |

Pilkada Gianyar: Tjok Ace Menang Konvensi Golkar


Gianyar, Tjokorda Artha Ardana Sukawati alias Tjok Ace akhirnya menang telak dalam konvensi Golkar melawan Anak Agung Netra, Sabtu (1/9). Ketua PHRI Bali ini meraih suara 81 sedangkan sisanya lagi 19 buat Netra.

Acara yang dihadiri oleh pengurus DPP Golkar, DPD Golkar Bali serta DPD Golkar Gianyar serta ormas lainnya ini sempat diselingi gelak tawa, lantaran masing-masing Cabup Golkar melontarkan lelucon - lelucon menarik.

Acara yang dimulai pukul 10.00 Wita ini, akhirnya ditutup dengan kemenangan buat Tjok Ace. Dalam kesempatan tersebut, Tjok Ace sempat mengucapkan terima kasih kepada saudaranya yakni Tjok Ibah sebagai Ketua DPD Golkar Gianyar, lantaran kebesaran jiwanya tak mengikuti konvensi, hingga membuat dirinya menang dalam hajatan tersebut.

“ Mari sama -sama membuat Gianyar ini lebih baik, “ katanya. Sementara itu, seperti diketahui bahwa dalam Konvensi Golkar, DPP Golkar memiliki hak suara sebesar 20 persen, DPD Golkar Bali 30 persen, DPD Golkar Gianyar 20 persen dan organisasi sayap 10 persen. (Art)

Sumber: www.beritabali.com 

Posted by at 21:00:12 | Permanent Link | Comments (0) |

Pilkada Gianyar: Gianyar Butuh Pemimpin Miliki Akses Luar Negeri

Gianyar, Aspirasi masyarakat Gianyar menjelang Pilkada semakin terdengar. Seperti yang disampaikan oleh I Ketut Suardana, Ketua Yayasan Suara Dana, Celuk, Gianyar menginginkan kalau kedepannya Kabupaten Gianyar dipimpin oleh seorang pemimpin yang cinta seniman dan memiliki akses luar negeri.

" Pemimpin yang memiliki akses ke luar negeri, itulah pemimpin dambaan kami, " ucap Pria yang suka mengkolaborasikan gamelan klasik Bali dengan musik modern ini.

" Cinta yang dimaksud disini adalah memberikan perhatian lebih kepada para seniman, " jelas Ketua Yayasan yang berkiblat dalam pelestarian gamelan klasik Bali ini.

Dilain sisi, Pria asal Celuk ini juga menginginkan kedepan, pemimpin Gianyar memiliki akses yang luas dengan negara Eropa. Sehingga roda bisnis antara para seniman dengan negara luar bisa lebih di dengan baik. Sehingga, nantinya gairah seniman bangkit terus untuk berkarya. (art)

Sumber : www.beritabali.com
 

Posted by at 20:56:34 | Permanent Link | Comments (0) |

DPP PDIP Larang Bupati Tampil pada Pilgub Bali

 

 

JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) melarang kadernya yang menjabat sebagai bupati mengikuti pemilihan gubernur (pilgub) Bali pada 2008.

“Tidak ada larangan bagi lainnya. Yang tidak diperpolehkan itu bupati dari kader PDIP yang baru menjabat setengah tahun. Kok sudah minta jabatan lain,” kata Sekjen PDIP Pramono Anung saat dihubungi okezone, Senin (20/8/2007).

Pramono menjelaskan, larangan tersebut dikarenakan bupati yang baru menjaba enam bulan harus mempertanggungjawabkan kerjanya kepada masyarakat Bali.

Seperti diketahui, beberapa kader PDIP di Bali seperti IGN Alit Kesuma Kelakan (Wakil Gubernur Bali), AA Ngurah Puspayoga (Wali Kota Denpasar), Gde Winasan (Bupati Jembrana) dan Adi Wiryatama (Bupati Tabanan) yang baru menjabat enam bulan mengisyaratkan akan ikut pilgub Bali yang akan digelar pada 2008 mendatang. (fmh)

sumber okezone 

Posted by at 20:19:03 | Permanent Link | Comments (0) |

Winasa Isyaratkan Gandeng Alit Putra

Negara, Bupati Jembrana, I Gede Winasa yang mencalonkan diri menjadi kandidat Gubernur Bali dari kubu PDI Perjuangan pada Pilgub Bali 2008 nampaknya akan menggandeng Ketua DPD Partai Demokrat Bali, IGB. Alit Putra.

Hal tersebut terungkap ketika Winasa dan Alit Putra bertemu dalam satu meja saat peringatan hari lahirnya Partai Kebangkitan Bangsa di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara. Selain Winasa dan Alit Putra, Ketua DPW PKB, HS. Abdul Wahab pun tampak hadir pada acara tersebut.

Winasa yang dikonfirmasi mengatakan pertemuannya dengan Ketua DPD Partai Demokrat yang juga akan mencalonkan diri sebagai kandidat Calon Gubernur itu hanyalah dalam rangka menghadiri undangan PKB. Terkait kemungkinan koalisi setelah pertemuan tersebut, Winasa tidak menampiknya.

“Tidak ada yang tidak mungkin dalam politik, termasuk menggunakan kendaraan lain. Kalau nantinya terjadi koalisi, hal itu mungkin saja terjadi,” ujar Winasa.

Sementara Alit Putra pun menyampaikan hal yang senada dengan Winasa. Hanya saja Alit Putra menambahkan kemungkinan koalisi tesebut haruslah melalui pembicaan dan diskusi-diskusi yang lebih jauh.

Untuk sekedar diketahui, Winasa sebelumnya mengatakan akan berjuang melalui PDI Perjuangan untuk merebut kursi Bali 1 dan akan bertandem dengan Alit Kelakan yang juga Wakil Gubernur Bali. Sementara Alit Putra masih mencari-cari kendaraan dan sedang menjajaki kemungkinan di Koalisi Bali Dwipa dan kemungkinan untuk menjadi calon dari jalur independen.(pas)

Sumber: www.beritabali.com 

Posted by at 20:02:30 | Permanent Link | Comments (4) |

Pilgub 2008: Dewan Minta PNS Netral


Jembrana, Suhu politik menjelang Pilkada Bali pada tahun 2008 mendatang rupanya mulai meningkat. Para kandidat gubernur pun mulai bergerilya untuk menggalang dukungan. Bahkan para PNS dan keluarganya pun mulai disasar oleh para kandidat calon gubernur ini.

Kemungkinan-kemungkinan tersebut rupanya menimbulkan kekhawatiran para anggota DPRD Jembrana. Dalam pandangan umum Fraksi Golkar pada Rapat Paripurna II masa Persidangan II DPRD Kabupaten Jembrana, para PNS diminta agar benar-benar netral dalam Pilgub Bali tahun 2008 mendatang.

Sebelumnya, Ketua Partai Golkar, Nengah Nersen, mengatakan nuansa politik sudah merambah hingga tingkat paling bawah, terutama pada saat Pemilihan Perbekel (Pilkel). Nersen mengaku beberapa kader Golkar terpaksa mengundurkan diri dalam Pilkel lalu akibat mendapat tekanan terkait keinginan yang bersangkutan untuk maju dalam Pilkel.

Sementara Ketua Fraksi Golkar DPRD Jembrana, Ketut Subadi, mengatakan saat ini seharusnya masyarakat diberikan kebebasan memilih. Ia juga menyayangkan adanya oknum-oknum tertentu yang sengaja menggiring masyarakat untuk memilih pada satu calon saja. (pas)

Sumber: www.beritabali.com 

Posted by at 20:01:29 | Permanent Link | Comments (0) |